#LiterasiAsik — Membaca buku seringkali dipahami sebagai kegiatan yang membutuhkan fokus dan keseriusan tinggi. Karena itu, banyak yang mengasumsikan bahwa seseorang yang memiliki kegemaran membaca hanya bisa terlihat seperti seorang pembaca serius yang hanya bisa membaca satu buku dalam satu waktu.
Namun, sebenarnya ada banyak jenis-jenis pembaca. Salah satunya, seseorang yang membaca banyak buku dalam periode waktu yang sama. Namun, apakah membaca buku seperti itu merupakan hal yang baik?
Apa itu Monogamous vs Polygamist Reader
Monogamous reader adalah seseorang yang suka membaca satu buku dalam satu waktu. Kegiatan ini selaras dengan pembaca pada umumnya, di mana mereka biasa menyelesaikan satu buku sebelum memulai judul lainnya. Menjadi seorang monogamous reader berarti memastikan sebuah buku selesai dan fokus pada maknanya sebelum memikirkan alur cerita atau konsep yang baru.
Polygamist reader adalah seseorang yang membaca banyak judul di satu waktu, di mana hal tersebut bertolak belakang dengan seorang monogamous reader. Menjadi seseorang dengan tipe baca seperti ini tidak berarti membuka banyak buku dan membacanya dalam satu waktu yang bersamaan. Namun, ia bisa membaca dua buku atau lebih secara bergantian pada suatu periode, tanpa harus menyelesaikan sebuah buku sebelumnya. Misalnya, jika ia telah membaca satu bab dari suatu buku, ia bisa berpindah ke buku lainnya tanpa harus menyelesaikan buku pertama.
Mengapa Seseorang Membaca Banyak Buku di Waktu Bersamaan?
Membaca banyak buku di waktu yang bersamaan sangat memungkinkan untuk dilakukan. Seseorang bisa membaca banyak karya untuk menjaga dirinya tidak bosan. Hal ini juga bisa membantu menghindari terjadinya reading slump. Misalnya, saat suatu bacaan terasa terlalu berat untuk dilanjutkan, seseorang bisa berpindah ke bacaan yang lebih ringan untuk melanjutkan kebiasaan membaca. Dengan begitu, ia akan bisa kembali ke bacaan pertama dengan pikiran yang lebih segar.
Konsep inipun bukanlah hal yang baru. Pada tahun 1800-an beberapa novel klasik yang kita kenal sekarang awalnya merupakan sebuah seri yang diterbitkan dari surat kabar atau majalah. Seri seperti ini juga yang menghasilkan novel-novel tebal seperti The Count of Monte Cristo oleh Alexandre Dumas atau War and Peace oleh Leo Tolstoy.
Karena itu, seseorang bisa saja membaca bagian kecil sebuah cerita lalu membaca bagian kecil cerita lainnya. Hal ini seolah membaca beberapa serial cerita pendek yang dipublikasikan sedikit demi sedikit.
Apa Manfaat Menjadi Polygamist Reader?
Tidak mudah bosan
Membaca beberapa buku yang berbeda dapat membantumu tidak bosan dengan kegiatan membaca. Saat kamu sedang bosan untuk melanjutkan suatu cerita, kamu bisa berpindah ke cerita yang lebih membuat semangat.
Membaca sesuai mood
Membaca beberapa buku berbeda juga bisa membantumu menyesuaikan bacaan sesuai dengan mood. Saat kamu sedang senang, kamu bisa membaca bacaan yang lebih upbeat, lighthearted, atau comedic. Namun saat kamu sedang mengalami hari yang lebih slow dan
Membantu melalui reading slump
Reading slump bisa terjadi karena kehilangan motivasi untuk lanjut membaca. Namun, hal ini bisa diatasi dengan mengganti bacaan, seperti genre yang lain atau judul yang lebih menarik.
Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.