Di Tengah AI dan Gadget, Ini Tips Baca Buku di 2026

08 January 2026
Di Tengah AI dan Gadget, Ini Tips Baca Buku di 2026
Di tengah dominasi AI dan gadget, membaca buku tetap penting untuk menjaga fokus dan memperluas wawasan di 2026.

#LiterasiAsik — Memasuki tahun 2026, AI dan gadget berkembang dengan kecepatan yang luar biasa, mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupan. Saat ini, layar memainkan peran penting dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, belajar, hingga mencari hiburan. Ditengah derasnya arus informasi digital, membaca buku tetap menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan konsentrasi,memperluas wawasan, dan memberi ruang jeda dari distraksi teknologi .

Agar kegiatan membaca tetap relevan dan menyenangkan di tahun 2026, berikut beberapa tips yang bisa, Grameds terapkan.

Alokasikan Waktu Khusus untuk Membaca

Salah satu masalah terbesar dalam membaca adalah terganggu oleh perangkat elektronik. Oleh karena itu, usahakan untuk mengalokasikan waktu khusus untuk membaca, misalnya 20 hingga 30 menit sebelum tidur atau di pagi hari. Membaca menjadi ritual harian dan membantu mengembangkan konsentrasi.

Saat membaca, simpan perangkat elektronik

Sebaiknya letakkan ponsel kamu di samping atau atur ke mode senyap saat membaca buku. Kamu dapat berkonsentrasi lebih baik dan memahami teks dengan lebih baik saat membaca tanpa terganggu oleh notifikasi.

Prioritaskan Buku Fisik

Buku fisik mungkin menjadi pilihan yang nyaman di tengah meningkatnya waktu layar. Berbeda dengan menggunakan gadget, membaca buku cetak memungkinkan pembaca untuk berkonsentrasi lebih baik dan menghindari gangguan dari aplikasi atau informasi lain.

Tentukan Tujuan Membaca Anda

Tentukan tujuan kamu sebelum mulai membaca, apakah itu untuk memperluas pengetahuan, mencari hiburan, atau sekadar mengisi waktu luang. Membaca terasa lebih fokus dan bermakna ketika ada tujuan yang jelas.

Bergabunglah dengan Komunitas Literasi

Kamu dapat menjadi lebih antusias dalam membaca dengan bergabung dalam komunitas literasi atau membaca. Membaca menjadi kurang membosankan dan lebih menyenangkan ketika dibahas bersama teman atau komunitas.

Gunakan Teknologi dengan Bijak

Teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) juga dapat membantu dalam literasi. Misalnya, mereka dapat digunakan untuk melacak kemajuan membaca, merekomendasikan buku, atau membaca e-book saat bepergian. Menggunakan teknologi sebagai alat rather than sebagai pengalih perhatian sangat penting.
 


Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, budaya literasi tetap memiliki peran penting dalam memperluas sudut pandang dan mengasah daya pikir. Membaca buku dapat menjadi cara yang mudah namun efektif untuk mempelajari perspektif baru, mengasah konsentrasi, dan memperluas wawasan. Grameds dapat memulai dengan buku-buku yang menarik minat mereka dan memasukkan kebiasaan membaca ke dalam rutinitas harian jika ingin membentuk kebiasaan membaca.

Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.