#AuthorSpotlight — Tanggal 5 Agustus merupakan hari kelahiran dari sastrawan Prancis Guy de Maupassant. Maupassant merupakan salah satu sastrawan Prancis yang dikenal luas melalui cerita-cerita pendeknya, termasuk The Necklace.
Ia merupakan salah satu murid dan anak didik Gustave Flaubert, sastrawan Prancis yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan sastra Realisme. Karya-karya Maupassant juga banyak terpengaruh dari kondisi sosio-politik pada masa kehidupannya.
Untuk memperingati hari kelahirannya, mari kita mengenal lebih dekat kehidupan Guy de Maupassant dan karya-karyanya.
Masa Muda Guy de Maupassant di Normandia
Guy de Maupassant lahir di 5 Agustus 1850 di Normandia dengan sebagian keturunan aristokrat.
Sosok ibunya yang gemar membaca karya klasik, utamanya Shakespeare, menjadi pengaruh besar dalam hidup Maupassant. Ibunya pun memiliki hubungan erat dengan Gustave Flaubert, yang mendorong Maupassant untuk bertemu Flaubert pada masa sekolahnya. Pertemuan Maupassant dengannya menjadi salah satu titik balik kehidupannya.
Maupassant dan Perang Prancis-Prussia
Perang Prancis-Prusia pecah saat Maupassant sedang berkuliah di Paris. Maupassant yang saat itu berusia 20 tahun menjadi sukarelawan dalam perang tersebut, menyebabkan studinya sementara terhenti.
Saat ia kembali dari perang, Gustave Flaubert diminta oleh ibunya untuk menjaga Maupassant di Paris. Pengalamannya saat perang seringkali menjadi latar belakang dari cerita pendeknya. Salah satunya Boule de Suif (The Dumpling), sebuah cerita pendek yang melambungkan namanya di dunia sastra Prancis.
Kisah-kisahnya yang berlatar Perang Prancis-Prusia banyak mendeskripsikan ketidakbergunaan perang dan warga-warga sipil yang menjadi korban. Maupassant menulis tentang bagaimana perang mempengaruhi orang biasa, kelas sosial, moralitas, dan perilaku manusia.
Tema dan Filosofi Karyanya
Karya-karya Guy de Maupassant acapkali diklasifikasi sebagai tulisan realis, menggambarkan kehidupan nyata manusia melalui sudut pandang yang pesimis. Cerita-cerita ini juga jarang diikuti dengan akhir yang bahagia. Gaya penulisan pada karyanya pun banyak terpengaruh dari karya Flaubert.
Warisan Guy de Maupassant dalam Sastra Prancis
Guy de Maupassant meninggal di umur 42 pada Juli 1893. Selama kehidupannya, ia menulis 300 cerita pendek dan 6 cerita novel, di mana The Necklace menjadi karyanya yang paling dikenal.
Ia juga menjadi pengaruh terhadap Leo Tolstoy dan Friedrich Nietzsche, di mana Tolstoy menulis essay dan Nietzsche mendedikasikan sebuah bagian dalam autobiografinya mengenai Maupassant.
Karya-karya Guy de Maupassant
- The Dumpling (Boule de Suif)
Sekelompok turis dari berbagai latar belakang terpaksa melakukan perjalanan bersama di tengah situasi perang Prancis-Prusia. Di antara mereka, seorang perempuan bernama Boule de Suif menjadi pusat perhatian sekaligus memperlihatkan kemunafikan yang tersembunyi di balik perbedaan kelas sosial. - The Necklace
Mathilde Loisel merasa bahwa dirinya layak mendapatkan lebih dari kehidupan sederhana yang dimilikinya. Ketika sebuah kesempatan membawanya ke sebuah pesta bergengsi, keinginannya untuk tampil memukau justru membawa kisah ini ke arah yang tidak terduga. - Bel-Ami
Georges Duroy adalah seorang pemuda miskin yang datang ke Paris untuk memperbaiki kehidupan dan status sosialnya. Berbekal pesonanya, ia mulai menapaki dunia jurnalistik sekaligus mengenal kehidupan kelas atas Paris.
Grameds, kalau kamu penasaran dengan karya Guy de Maupassant, kamu bisa mencari buku seri Little Book World Classic: The Necklace and Other Stories di toko buku Gramedia terdekat di kotamu.