Buku Best Seller "Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring" Karya dr. Andreas Kurniawan Resmi Diadaptasi ke Film Panjang oleh Wregas Bhanuteja dan Rekata Studio

28 September 2026
Buku Best Seller "Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring" Karya dr. Andreas Kurniawan Resmi Diadaptasi ke Film Panjang oleh Wregas Bhanuteja dan Rekata Studio
Buku terbitan Gramedia Pustaka Utama ini pertama kali diumumkan di Pesta Literasi Indonesia 2026 Jakarta.

Jakarta, 27 September 2026 – Penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU) menyambut hangat kerja sama dengan Rekata Studio dan sutradara Wregas Bhanuteja yang secara resmi mengumumkan adaptasi layar lebar dari buku mega best seller Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring karya dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ. Kabar gembira ini pertama kali disampaikan secara langsung kepada publik dalam helatan Pesta Literasi Indonesia 2026 di Cipete, Jakarta Selatan, pada Minggu, 27 September 2026.  

Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring diterbitkan pertama kali oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2023. Karya ini lahir dari pengalaman personal serta pengamatan klinis dr. Andreas sebagai psikiater praktisi dalam mendampingi proses duka manusia. Ditulis dengan gaya yang santai, sentuhan humor gelap (dark humor), serta panduan praktis yang hangat seperti "Tutorial Mencuci Piring". Buku ini berhasil menyentuh banyak pembaca dan dianugerahi penghargaan Book of the Year pada Ikapi Awards 2024. 

“Saya sangat mengagumi karya-karya Wregas, dan ketika karya saya diadaptasi menjadi film yang disutradarai tentu adalah sebuah kehormatan. Buku ini lahir dari proses saya memaknai duka dan kehilangan. Saya berharap filmnya nanti juga bisa menjadi teman perjalanan yang hangat untuk para penonton yang saat ini mungkin sedang melewati masa-masa dukanya,” ujar dr. Andreas Kurniawan.

Film ini akan menjadi film panjang kelima Wregas, setelah Harga Teman (2026), Para Perasuk (2026), Budi Pekerti (2023) dan Penyalin Cahaya (2021).  Rencananya film ini akan memulai proses produksi pada awal tahun 2027 dan dijadwalkan menyapa para penonton serta pembaca di bioskop pada tahun 2027.

“Saat pertama kali membaca Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring dari dr. Andreas, saya merasakan irisan emosi yang kuat dengan apa yang coba disampaikan dr. Andreas. Saya datang ke acara buku di mana ia menjadi pembicara, setelahnya saya berkenalan dan mengobrol. Di situ saya merasakan perspektif yang baru dalam memandang hidup dan kehilangan. Dan inilah yang menguatkan saya untuk memfilmkan buku ini. Ini akan menjadi pengalaman baru saya dalam membuat film lewat karya adaptasi terutama dari buku non fiksi. Kami akan memulai produksi pada awal tahun 2027, dan nantikan filmnya saat tayang pada tahun 2027,” ujar sutradara Wregas Bhanuteja. 

Proses adaptasi ini bukan sekadar memindahkan teks ke skenario, melainkan juga menerjemahkan sebuah pengamatan psikologis yang personal ke dalam bahasa visual sinema. Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring lahir dari pengalaman dan pengamatan klinis dr. Andreas sebagai psikiater praktisi dalam mendampingi proses duka manusia. 

Gramedia melalui Penerbit Gramedia Pustaka Utama berharap kolaborasi lintas industri antara perbukuan dan perfilman ini terus menghidupkan ekosistem literasi di Indonesia dan memberikan ruang bagi kisah-kisah penuh empati untuk terus bertumbuh.