KPG Rayakan 30 Tahun dengan Mengajak Masyarakat Merawat Nalar Melalui Beragam Aktivitas Literasi di Gramedia Jalma Semarang

18 June 2026
KPG Rayakan 30 Tahun dengan Mengajak Masyarakat Merawat Nalar Melalui Beragam Aktivitas Literasi di Gramedia Jalma Semarang
KPG mengajak masyarakat merayakan membaca melalui berbagai kegiatan literasi.

Semarang, 15 Juni 2026 — Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-30, Penerbit KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) menghadirkan berbagai program literasi dan ruang dialog publik yang berlangsung di sejumlah kota. Sebagai bagian dari rangkaian perayaan tersebut, KPG bersama Gramedia Jalma Semarang menyelenggarakan sejumlah kegiatan yang mengajak masyarakat untuk kembali merayakan membaca dan merawat nalar melalui Baca Senyap, Bincang Nostalgia BOBO, serta Diskusi Sains: Krisis Iklim yang berlangsung pada 13–15 Juni 2026 di Gramedia Jalma Semarang.

Mengusung tema “Belajar Membaca, Merawat Nalar”, perayaan HUT ke-30 KPG menjadi refleksi atas perjalanan tiga dekade KPG dalam menghadirkan buku dan gagasan yang mendorong masyarakat untuk terus belajar, berpikir kritis, dan memahami berbagai perubahan yang terjadi di sekitarnya. Melalui berbagai program yang diselenggarakan, KPG ingin menegaskan kembali bahwa membaca bukan sekadar aktivitas untuk memperoleh informasi, tetapi juga cara untuk membangun kemampuan bernalar dan mengambil sikap secara bijak. 

Salah satu kegiatan yang dihadirkan dalam rangkaian perayaan tersebut adalah Baca Senyap yang berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan ini mengajak ratusan peserta untuk menikmati pengalaman membaca bersama dalam suasana hening dan reflektif. Di tengah derasnya arus informasi dan distraksi digital, Baca Senyap menjadi ruang bagi peserta untuk melambat sejenak, memberi jeda bagi pikiran, sekaligus mengingat kembali bahwa membaca dapat membantu seseorang menyaring informasi dengan lebih jernih dan penuh pertimbangan. 

Tidak hanya menghadirkan pengalaman membaca yang reflektif, KPG juga mengajak masyarakat menengok kembali kenangan masa kecil melalui Bincang Nostalgia BOBO yang digelar pada Minggu, 14 Juni 2026. Acara ini menghadirkan Vanda Parengkuan, editor fiksi BOBO, bersama Alya Putri, pembaca dan penggemar BOBO, serta Kak Palupi sebagai pendongeng. Melalui sesi dongeng, bincang santai, dan temu penggemar bersama karakter BOBO, peserta diajak mengenang cerita-cerita yang pernah menemani masa kecil mereka sekaligus melihat bagaimana bacaan anak berperan dalam membentuk imajinasi, rasa ingin tahu, dan kecintaan terhadap membaca sejak dini. 

Sebagai bagian dari upaya menghadirkan bacaan dan diskusi yang relevan dengan tantangan masa kini, KPG juga menyelenggarakan Diskusi Sains: Krisis Iklim pada Senin, 15 Juni 2026. Berkolaborasi dengan Institute for Essential Services Reform (IESR), diskusi bertajuk “Kitab Iklim: Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Lingkungan Kita Hari Ini?” ini menghadirkan aktivis lingkungan muda Falasifah, perwakilan IESR, serta editor buku Kitab Iklim. Diskusi membahas berbagai perubahan lingkungan yang semakin nyata dirasakan masyarakat, termasuk di wilayah pesisir seperti Semarang, sekaligus mengajak peserta memahami hubungan antara krisis iklim dan urgensi transisi energi melalui perspektif sains yang mudah dipahami. 

Christina, KPG Editorial & Production Manager, mengatakan bahwa perayaan 30 tahun KPG menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran membaca sebagai fondasi pembelajaran sepanjang hayat sekaligus sarana untuk merawat kemampuan berpikir kritis masyarakat.  

"Perayaan 30 tahun KPG kami maknai bukan sekadar peringatan usia, tetapi momentum untuk kembali mengajak masyarakat melihat pentingnya membaca sebagai cara belajar dan merawat nalar. Beragam acara kami hadirkan dalam rangkaian HUT tahun ini, dan kegiatan di Gramedia Jalma Semarang menjadi salah satu ruang perjumpaan antara buku, gagasan, dan masyarakat. Melalui perayaan ini, kami berharap semakin banyak orang merasakan bahwa membaca selalu relevan dengan kehidupan sehari-hari," ujar Christina. 

Selama tiga dekade, KPG terus menghadirkan berbagai karya yang tidak hanya memperkaya wawasan pembaca, tetapi juga mendorong lahirnya dialog dan pemikiran kritis mengenai berbagai isu sosial, budaya, pendidikan, hingga sains. Semangat tersebut sejalan dengan tema perayaan tahun ini yang menempatkan membaca sebagai salah satu jalan untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan bernalar. 

Melalui rangkaian kegiatan di Gramedia Jalma Semarang ini, KPG berharap dapat memperluas ruang perjumpaan antara buku dan masyarakat serta mengajak lebih banyak orang untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebab, di tengah dunia yang terus berubah, kemampuan untuk belajar, memahami, dan bernalar tetap menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.