Launching “Nayan dan Misteri Warna”, Sebuah Buku Edukasi Seputar Buta Warna pada Anak melalui Cerita Menarik dan Inspiratif

04 May 2026
Launching “Nayan dan Misteri Warna”, Sebuah Buku Edukasi Seputar Buta Warna pada Anak melalui Cerita Menarik dan Inspiratif
Momen peluncuran buku “NAYAN dan Misteri Warna”.

Bandung, 2 Mei 2026 — RS Mata Cicendo bersama Gramedia menghadirkan kegiatan literasi edukatif melalui peluncuran buku “NAYAN dan Misteri Warna” yang ditulis oleh Dr. dr. Antonia Kartika, SpM(K), M.Kes dan Dr. dr. Aaron Tigor Sihombing, Sp.U(K), diselenggarakan di Gramedia Trans Studio Bandung.  Acara ini menjadi wadah edukasi bagi anak dan orang tua untuk lebih memahami gangguan penglihatan warna atau buta warna sejak dini. 

Buku “NAYAN dan Misteri Warna” mengangkat cerita yang dekat dengan kehidupan anak, dengan pendekatan yang ringan dan menyenangkan dalam memperkenalkan konsep perbedaan persepsi warna. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang tepat dan menyenangkan sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan mata sejak usia dini. 

Sebagai rangkaian acara, akan diselenggarakan lomba mewarnai untuk anak-anak dengan dua kategori, yaitu Kategori A untuk tingkat TK A–TK B dan Kategori B untuk siswa kelas 1–3 SD. Peserta yang telah mendaftar akan mendapatkan crayon 12 warna, snack box, kertas siap warna, serta berkesempatan mengikuti kegiatan launching buku dan talkshow mengenai kesehatan mata.  Selain itu, peserta juga akan mendapatkan voucher kacamata dan voucher pemeriksaan tes buta warna. 

Talkshow Kesehatan Mata mengangkat topik “Gangguan Penglihatan Warna/Buta Warna pada Anak”, yang  menghadirkan narasumber Dr. dr. Antonia Kartika, SpM(K)., M.Kes.  Melalui talkshow ini, orang tua dan anak diharapkan dapat memperoleh edukasi serta pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini gangguan penglihatan khususnya warna/buta warna pada anak. 

Dengan kolaborasi ini, RS Mata Cicendo dan Gramedia berkomitmen untuk terus menghadirkan program literasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.