Innovation, Transformed.

Bersama Gramedia, menginspirasi Indonesia menuju masa depan yang cemerlang.

Who we are?

Gramedia berdiri pada tahun 1970, PT Gramedia Asri Media atau kerap dikenal menjadi Toko Gramedia merupakan salah satu unit bisnis strategis di bawah Kompas Gramedia Group.
56 Tahun
#TumbuhBermakna
3513 Pegawai
Di seluruh Indonesia
1700+ Buku
Tercetak di Indonesia selama tahun 2024
1000+ Events
Berhasil dilaksanakan
Temukan kisah dan perjalanan kami disini!

Terus berkembang melampaui batas, membentuk masa depan yang lebih cerah melalui brand.

PT Gramedia Asri Media atau Toko Gramedia merupakan salah satu unit bisnis strategis di bawah Kompas Gramedia Group yang berfokus pada bisnis ritel dengan buku, alat tulis, produk non-books sebagai produk utamanya. Selain itu, Gramedia juga bergerak di bidang pendidikan untuk kemajuan pengetahuan di nusantara.
Pelajari lebih lanjut tentang brand

Testimonials

Apa kata mereka tentang Gramedia?
Dr. Andreas
“Senang bisa collab dengan Penerbit Gramedia, karena bisa nerima ide-ide yang unik dari penulisnya!”
Dr. Andreas, Penulis
Brian Khrisna
“Sejak kecil, saya suka banget dateng ke Gramedia dan saya termotivasi kalo suatu saat buku saya harus ada di Gramedia, dan akhirnya bisa nerbitin buku di Gramedia.”
Brian Khrisna, Penulis
Yoyok
“Promexx sudah menjalin kerjasama dengan Gramedia lebih dari 20 tahun, dan selama menjalin kemitraan kedua belah pihak mendapat benefit yang bagus.”
Yoyok, Mitra Gramedia

Latest updates

See all
Apa Itu Editor Naskah dalam Buku? Ini 4 Tipe Tugas Editor dan Perannya dalam Penerbitan
03 November 2026

Apa Itu Editor Naskah dalam Buku? Ini 4 Tipe Tugas Editor dan Perannya dalam Penerbitan

#CareerSpotlight — Grameds, menerbitkan buku membutuhkan proses yang lama, rumit, dan panjang. Jangan berpikir pekerjaan penulis selesai di menulis saja, naskah yang telah ditulis akan terus mengalami perubahan dan penyesuaian.


Perubahan-perubahan itu akan datang dari orang-orang yang membaca dan memberikan petunjuk perbaikan. Orang-orang inilah sang editor dalam penerbitan. Peran mereka sangatlah penting dalam perusahaan penerbit. 


Apa Itu Editor?
Seorang editor memiliki posisi yang krusial dalam sebuah penerbit. Kata edit berasal dari bahasa Inggris, yang berarti sunting. Menurut KBBI, kata menyunting berarti “menyiapkan naskah siap cetak atau siap terbit dengan memperhatikan segi sistematika penyajian, isi, dan bahasa (menyangkut ejaan, diksi, dan struktur kalimat).”

Maka dari itu, seorang editor adalah seseorang yang mengurus berbagai aspek kebahasaan naskah hingga naskah tersebut siap cetak. 


Apa Saja Ketentuan untuk Menjadi Editor?
Tentunya, pekerjaan editor seringkali beririsan dengan buku. Karena itu, dibutuhkan kepahaman terhadap tata bahasa dan keahlian yang cukup dengan perangkat lunak word processor seperti Microsoft Word.

Adapun, ada beberapa ketentuan umum yang bisa kamu penuhi untuk berusaha menjadi editor, seperti:

  • Memahami KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), HAKI (Hak Kekayaan Intelektual), dan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan)
  • Memiliki kemampuan komunikasi, negoisasi dan persuasi yang baik.
  • Memiliki ketelitian yang tinggi
  • Dapat menggunakan bahasa Inggris secara aktif
  • Dapat mengoperasikan MS Office

Apakah Bisa Menjadi Editor Tanpa Pengalaman?
Untuk mulai bekerja, perusahaan akan menyukai pelamar yang sebelumnya memiliki pengalaman. Namun, tidak semua orang yang ingin menjadi editor memiliki pengalaman kerja sebelumnya.

Tapi, pengalaman ini tidak harus berbentuk pengalaman kerja. Untuk memenuhi ketentuan minimum yang ditentukan perusahaan penerbit, kamu bisa melengkapi pengalaman dengan dengan beberapa cara ini:

  • Mengikuti organisasi
    Mengikuti organisasi merupakan cara yang baik untuk memperkaya pengalaman bekerja dengan orang lain dan memperluas paparanmu terhadap dunia kerja. Melaksanakan program organisasi juga bisa memperkaya pengalaman dalam portofoliomu untuk menjadi bukti bahwa kamu telah melakukan tugas-tugas yang relevan.
  • Mengikuti pelatihan
    Kamu juga bisa menemukan pelatihan menulis atau pelatihan industri untuk memperkaya ilmu di bidang editing. Sertifikat dari pelatihan ini juga bisa menjadi bukti bahwa kamu memiliki ilmu untuk memasuki industri penerbitan.
  • Menulis secara lepas (freelance)
    Kegiatan editor sangat dekat dengan kegiatan tulis-menulis. Karena itu, menulis secara lepas, baik itu untuk hobi atau pekerjaan yang dibayar secara lepas, akan menjadi bukti kepahamanmu terhadap tata bahasa. Karena itu, tulisan-tulisan yang kamu publikasikan dapat menjadi bagian dari portofolio untuk menjadi editor. 


Tipe-Tipe Editor
Sebuah naskah tidak hanya melewati satu orang editor saja. Ada banyak jenis editor yang bisa mengecek suatu naskah. Jika kamu seorang penulis, atau ingin berkarir menjadi editor, kamu harus mengetahui perbedaan peran-peran editor tersebut.

  1. Editor Substansi
    Saat membicarakan editor naskah, kemungkinan besar editor yang dimaksud adalah editor substansi. Editor ini yang membantu penulis dalam mengembangkan jalan cerita dan memberi masukan untuk membuat naskah bisa dibaca khalayak luas.

    Editor substansi memiliki peran yang besar dalam keberlanjutan penerbitan naskah, karena ia akan mendampingi proses penerbitan hingga akhir, termasuk desain buku. Penulis dan editor substansi berjalan beriringan dalam hal ini. 

  2. Copyeditor
    Tugas seorang copyeditor adalah memastikan kejelasan dan kesempurnaan penulisan sesuai struktur bahasa yang berlaku. Misalnya, memperbaiki kesalahan ejaan, tata kalimat, dan tanda baca sesuai dengan Panduan Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). 

    Seorang copyeditor juga memastikan tulisan tidak memiliki kesalahan ketik dan konsistensi nama dan istilah dalam naskah. Karena itu, copyeditor lebih banyak menganalisa naskah dalam tingkat teks dan kebahasaan daripada jalan cerita.

  3. Line Editor
    Line editor juga merupakan seseorang yang banyak mengerjakan kebahasaan. Bedanya dengan copyeditor, seorang line editor bekerja dalam tingkat kalimat. Misalnya, memastikan kalimat yang tertulis mudah dipahami dan menyesuaikan gaya bahasa penulisan. Seorang line editor juga memperbaiki kata dan frasa yang kurang tepat dalam teks, sehingga harus disesuaikan dengan tone naskahnya.

    Jadi, walaupun ia tidak terlalu fokus pada struktur ejaan dan kesesuaian tata bahasa, seorang line editor mengerjakan keterbacaan kalimat dan kesesuaian dengan gaya penerbitan.

  4. Proofreader
    Pekerjaan ini merupakan salah satu langkah terakhir dalam editing. Tugas seorang proofreader adalah memastikan tidak ada lagi kesalahan yang hadir pada naskah sebelum naskah tersebut masuk ke tahap-tahap selanjutnya. Walaupun naskah itu telah melewati beberapa editor sebelumnya, proofreader memiliki tanggung jawab untuk membaca keseluruhan naskah dan memperbaikinya dari kesalahan-kesalahan yang tertinggal.

    Namun, bukan berarti tugas editor lain bisa digantikan oleh seorang proofreader. Posisi ini menjadi pelengkap dari sebuah rangkaian editor dalam proses penerbitan. 


Grameds, ternyata sebuah naskah melalui banyak orang. Jika kamu ingin menjadi seorang editor di jaringan Gramedia, kamu bisa mencari lowongan pekerjaan terbaru melalui akun Instagram @loker_gramedia atau laman karir pada Gramedia.id.


Sampai berjumpa di Gramedia, ya!


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.

Perluas Akses Literasi, Gramedia Resmi Buka Gerai ke-153 di Palembang Square Mall
02 November 2026

Perluas Akses Literasi, Gramedia Resmi Buka Gerai ke-153 di Palembang Square Mall

Jakarta, 31 Oktober 2026 — Gramedia secara resmi membuka toko terbarunya di Palembang Square Mall, Lantai 1, Jl. Angkatan 45, Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, pada Sabtu (31/10/2026). Kehadiran toko ini menandai toko ke-3 Gramedia di wilayah Kota Palembang sekaligus store ke-155 Gramedia secara nasional. Mengusung konsep yang lebih segar (fresh), modern, dan inspiratif, Gramedia Palembang Square hadir sebagai ruang kolaboratif dan kreatif baru guna menjawab kebutuhan edukasi serta gaya hidup masyarakat setempat. 

Gramedia Palembang Square hadir dengan konsep tata ruang yang lebih terbuka, energik, dan bernuansa kekinian. Tidak hanya menghadirkan ribuan judul buku pilihan, toko ini juga menyediakan kelengkapan produk lainnya secara terintegrasi—mulai dari alat tulis (stationery), perlengkapan sekolah dan kantor, mainan edukasi, barang kebutuhan gaya hidup (lifestyle), hingga perlengkapan teknologi dan IT. 

Regional Manager Gramedia, Bernadus Singgih Hindratno, mengungkapkan antusiasmenya atas peresmian toko ini. 

"Kehadiran Gramedia Palembang Square merupakan wujud komitmen nyata kami untuk terus memperluas akses literasi dan edukasi di Sumatera Selatan, khususnya Palembang. Kami merancang toko ini bukan sekadar sebagai tempat berbelanja buku, melainkan sebagai ruang bertumbuh, berinteraksi, dan berkreasi bersama keluarga, pelajar, mahasiswa, dan komunitas kreatif. Harapan kami, Gramedia Palembang Square dapat menjadi destinasi inspiratif yang mendorong semangat #TumbuhBermakna bagi seluruh masyarakat Palembang."

Sebagai wujud kepedulian sosial berkelanjutan dan komitmen mencerdaskan bangsa, rangkaian peresmian ini turut disertai dengan aksi sosial berupa program donasi buku bacaan yang diserahkan secara langsung kepada Perpustakaan Kota Palembang, serta program donasi mushaf Al-Qur'an yang nantinya akan disalurkan ke sejumlah titik sarana keagamaan dan komunitas masyarakat yang membutuhkan. 

Dalam menyemarakkan periode Grand Opening, Gramedia Palembang Square menyuguhkan rangkaian program komunitas interaktif, antara lain sesi Book Talk bersama penulis buku Mansya Aji Putra (Tentang Menjadi Versi Terbaik dari Dirimu), Creative & Art Corner, Board Game Activity, dan Community Gathering. 

Selain itu, pengunjung dapat menikmati berbagai penawaran spesial pembukaan toko, termasuk potongan diskon hingga 20% untuk buku terbitan pilihan dan produk non-buku tanpa minimum transaksi bagi seluruh anggota MyValue. Pendaftaran keanggotaan MyValue dapat dilakukan secara instan dan bebas biaya di area toko dengan bantuan staff Gramedia di kasir. 

Untuk informasi selengkapnya terkait jadwal aktivitas komunitas serta promo berkala, di store Gramedia Palembang Square masyarakat dapat mengikuti akun Instagram resmi @gramediapalembangsquare.

Lewat Gerakan Berbagi Al-Qur'an, Gramedia Bersama BMM dan Cordoba Salurkan 2.654 Al-Qur'an di 13 Daerah
02 November 2026

Lewat Gerakan Berbagi Al-Qur'an, Gramedia Bersama BMM dan Cordoba Salurkan 2.654 Al-Qur'an di 13 Daerah

Jakarta, 31 Oktober 2026 — Gramedia bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) dan penerbit Quran Cordoba menggelar Tabligh Akbar bertajuk “Langitkan Doa, Luaskan Sabar: Menguatkan Iman di Tengah Ujian Kehidupan” sekaligus Closing Ceremony program “Gerakan Berbagi Al-Qur’an” pada Sabtu (31/10/2026) di Masjid Jami’ Alumni IPB, Kota Bogor. Acara ini menjadi penanda tuntasnya penghimpunan donasi pelanggan Gramedia yang berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp262.036.111 atau setara dengan 2.654 eksemplar Al-Qur’an untuk disalurkan ke 13 wilayah di Indonesia. 

Program "Gerakan Berbagi Al-Qur’an" sebelumnya telah berjalan selama tiga bulan, terhitung mulai 20 Juli - 19 Oktober 2026. Donasi terhimpun melalui partisipasi aktif para pelanggan melalui kasir Gramedia. Melalui kemitraan penyaluran bersama BMM, ribuan mushaf Al-Qur’an Cordoba tersebut didistribusikan ke 13 wilayah penerima manfaat, meliputi: Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Bekasi, Depok, Sukabumi, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Bandung Raya, Sumedang, Kuningan, Cirebon, hingga Sulawesi Selatan. 

Regional Manager Gramedia, Agung Prabowo, menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme dan kebaikan hati para pelanggan Gramedia: 

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme dan kebaikan masyarakat yang telah ikut bergerak bersama kami. Bagi kami, inisiatif ini bukan sekadar menyalurkan buku suci, melainkan ikhtiar bersama untuk menguatkan iman, merawat nilai kebersamaan, dan membuka jalan bagi lebih banyak orang untuk membaca dan memahami Al-Qur'an." 

Kegiatan penutupan ini diisi dengan tausiyah mendalam dari da’i nasional, Ustadz Solmed, yang mengajak jamaah memperkuat fondasi keimanan dan kesabaran di tengah dinamika ujian kehidupan. Selain tausiyah, dilakukan pula prosesi seremoni serah terima mushaf Al-Qur’an secara simbolis yang dipimpin langsung oleh General Manager Regional A Gramedia Agung Prabowo, didampingi Presiden Direktur Quran Cordoba Usman elQurtuby, M.Pd, serta Region Head of Jawa Barat BMM Faisal Fajar. Jamaah yang hadir juga diberikan kesempatan untuk ikut berpartisipasi menyalurkan infak Sedekah Al-Qur’an secara langsung melalui pemindaian kanal digital QRIS resmi yang telah disediakan panitia. 

Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Solmed, dilanjutkan dengan pelaksanaan Shalat Ashar berjamaah di Masjid Jami’ Alumni IPB. Diharapkan, kemitraan strategis antara Gramedia, BMM, dan Quran Cordoba ini dapat terus berlanjut guna menciptakan dampak sosial dan spiritual yang lebih luas bagi masyarakat di masa yang akan datang.

Ini 3 Book Cafe Lucu dan Nyaman Terbaru di Jakarta
26 October 2026

Ini 3 Book Cafe Lucu dan Nyaman Terbaru di Jakarta

#HappeningToday — Grameds, dengan #GayaHidupMembaca, kamu bisa melakukan kegiatan membaca di mana saja. Kamu juga bisa menemukan beberapa orang yang membaca di taman, transportasi umum, atau perpustakaan. 


Akhir-akhir ini juga konsep book cafe menjadi konsep yang populer populer di sekitar Jakarta. Hal ini menunjukkan tingginya minat baca di kalangan masyarakat dan tingginya gaya hidup yang mengikuti kegiatan membaca.


Seiring tingginya kepopuleran book cafe, sekarang juga semakin banyak book cafe baru yang bisa kamu kunjungi, loh, Grameds!


1. Filosofi Literasi


Siapa yang tidak tau Filosofi Kopi? Kafe yang berdasarkan dari fiksi karya Dee Lestari ini kini memiliki lokasi yang memajang buku-buku siap untuk dibaca pengunjung. Berlokasi di Sarinah, Filosofi Literasi telah mengembangkan konsepnya yang berawal dari buku hingga menjadi toko kopi yang menjual buku. 


Merayakan dibukanya Filosofi Literasi, kafe ini mengusung konsep Dari Buku ke Toko Buku yang menegaskan asal-usul fiksinya. 


Alamat: Lobby Sunda, Gedung Sarinah, Jl. M.H. Thamrin, RT.8/RW.4, Gondangdia, Menteng, Central Jakarta City, Jakarta 10350. 


2. Smiljan Pelopor


Smiljan Space telah lama berkomitmen dengan meningkatkan literasi melalui toko-tokonya. Namun, cabang terbarunya ini menjadi komitmen penuh Smiljan terhadap konsep cafe library.


Smiljan Pelopor juga dibentuk sebagai lokasi yang ramah untuk berkumpul dan berkomunitas. 


Alamat: Jl. Prof. Moh. Yamin No.11, RT.7/RW.5, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310.


3. Prose and Petals Cipete


Prose and Petals Cipete menjadi Prose and Petals kedua yang berkolaborasi dengan NIKA untuk menghadirkan toko buku yang bisa dinikmati bersama secangkir kopi. 

Dengan koleksi buku dari Water Lily Literary, kamu bisa mencoba membaca buku-buku yang disediakan bahkan sebelum berkomitmen dalam membeli.


Alamat: Cipete Urban Forest, Jl. RS. Fatmawati Raya No.45, RT.2/RW.11, Cilandak Bar., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12430,


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.

Biografi dan Rekomendasi Buku Terbaik dari Andrea Hirata : Masa Kecil di Belitung yang Ia Bawa Mendunia
22 October 2026

Biografi dan Rekomendasi Buku Terbaik dari Andrea Hirata : Masa Kecil di Belitung yang Ia Bawa Mendunia

#AuthorSpotlight — Grameds, tentunya kamu tahu karya legendaris yang berjudul Laskar Pelangi. Karya Andrea Hirata yang satu ini telah diadaptasi ke beberapa bentuk seni penampilan, seperti film dan drama musikal. 


Film adaptasinya juga meraih banyak kesuksesan melalui rating 91% melalui
Rotten Tomatoes. Melalui film ini juga, cerita masa kecil Ikal dan teman-temannya di belitung telah menjangkau khalayak yang lebih luas lagi di seluruh dunia. 


Sejak dirilisnya buku ini, Laskar Pelangi telah tumbuh menjadi karya yang disukai hingga sekarang, menjadikan Andrea Hirata digemari secara luas. Lahir pada 24 Oktober, mari kita mengeksplorasi kehidupan Andrea Hirata dan karya-karya lainnya pada bulan kelahirannya ini.


Profil dan Biografi Andrea Hirata

Andrea Hirata adalah penulis asal Belitung yang lahir pada 24 Oktober 1966. Namanya dikenal luas setelah menerbitkan novel Laskar Pelangi pada 2005, yang terinspirasi dari pengalaman masa kecilnya dan perjuangan anak-anak dalam memperoleh pendidikan di tengah keterbatasan. 


Sebelum menekuni dunia kepenulisan, Andrea menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan melanjutkan studi magister di Université de Paris, Prancis, serta Sheffield Hallam University, Inggris. Kesuksesan Laskar Pelangi mengantarkannya ke kancah internasional setelah novel tersebut diterjemahkan ke berbagai bahasa dan diadaptasi ke layar lebar.


Masa Kecil di Belitung dan Kesuksesan Laskar Pelangi di Mancanegara 

Laskar Pelangi berlatar belakang di Belitung, yang didasari masa kecil Andrea Hirata yang Ia habiskan di daerah tersebut. Ia menulis novel ini untuk menggarisbawahi keadaan sekolah di Belitung yang tidak diurus oleh pemerintah setempat. Dengan novel ini, Andrea Hirata juga berhasil menyoroti siswa-siswa yang memiliki sumber terbatas untuk melanjutkan pendidikannya.

Selain meraih adaptasi film dan drama musikal, cerita ini juga meraih kesuksesannya dengan penjualan 5 juta eksemplar. Selain itu, buku ini juga diterjemahkan ke lebih dari 18 bahasa.


Drama musikal Laskar Pelangi juga pertama kali ditampilkan di Teater Taman Ismail Marzuki di Cikini, Menteng pada tahun 2010. Namun, drama musikal ini juga mendapat kesempatan untuk menampilkan pentasnya di Singapore di tahun setelahnya. 


Walaupun Laskar Pelangi berlatar belakang pada tahun 1970-an, ceritanya masih relevan hingga sekarang. Nyatanya, masih banyak sekolah di daerah-daerah yang memiliki kurang perhatian dari pemerintah setempat maupun pemerintah pusat.  Karena itu, laskar pelangi merupakan cerita yang masih relevan hingga sekarang. 


Rekomendasi Buku Karya  Andrea Hirata

Walaupun Laskar Pelangi merupakan karyanya yang paling dikenal, Andrea Hirata juga memiliki karya-karya lain yang bisa dieksplorasi. 


1. Tetralogi Laskar Pelangi

 

Melalui 3 karya selanjutnya, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov, Andrea Hirata menceritakan kelanjutan kisah dari Ikal dan Arai dalam meraih cita-cita mereka. 

2. Padang Bulan


Mengisahkan perjuangan Enong, seorang gadis yang menjadi pendulang timah demi menghidupi keluarganya setelah sang ayah meninggal dunia. 

3. Ayah


Mengisahkan kasih sayang dan pengorbanan Sabari terhadap anaknya, Zorro, serta perjalanan hidup yang penuh kerinduan. 

4. Guru Aini


Mengangkat perjuangan seorang guru matematika bernama Desi Istiqomah dan muridnya, Aini, dalam menghadapi kesulitan belajar dan mengejar cita-cita. 

5. Brianna dan Bottomwise


Novel yang mengangkat dunia musik, pencarian gitar legendaris, serta perjalanan sejumlah tokoh dengan latar belakang dan ambisi berbeda. 


Dapatkan Koleksi Novel Andrea Hirata Lengkap di Gramedia


Grameds, jika kamu ingin membaca ulang Laskar Pelangi atau mengeksplorasi karya Andrea Hirata lainnya, kamu bisa menemukan bukunya pada toko buku Gramedia terdekat, atau melalui Gramedia.com. Selamat bertemu Ikal, Grameds!


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.