Innovation, Transformed.

Bersama Gramedia, menginspirasi Indonesia menuju masa depan yang cemerlang.

Who we are?

Gramedia berdiri pada tahun 1970, PT Gramedia Asri Media atau kerap dikenal menjadi Toko Gramedia merupakan salah satu unit bisnis strategis di bawah Kompas Gramedia Group.
56 Tahun
#TumbuhBermakna
3513 Pegawai
Di seluruh Indonesia
1700+ Buku
Tercetak di Indonesia selama tahun 2024
1000+ Events
Berhasil dilaksanakan
Temukan kisah dan perjalanan kami disini!

Terus berkembang melampaui batas, membentuk masa depan yang lebih cerah melalui brand.

PT Gramedia Asri Media atau Toko Gramedia merupakan salah satu unit bisnis strategis di bawah Kompas Gramedia Group yang berfokus pada bisnis ritel dengan buku, alat tulis, produk non-books sebagai produk utamanya. Selain itu, Gramedia juga bergerak di bidang pendidikan untuk kemajuan pengetahuan di nusantara.
Pelajari lebih lanjut tentang brand

Testimonials

Apa kata mereka tentang Gramedia?
Dr. Andreas
“Senang bisa collab dengan Penerbit Gramedia, karena bisa nerima ide-ide yang unik dari penulisnya!”
Dr. Andreas, Penulis
Brian Khrisna
“Sejak kecil, saya suka banget dateng ke Gramedia dan saya termotivasi kalo suatu saat buku saya harus ada di Gramedia, dan akhirnya bisa nerbitin buku di Gramedia.”
Brian Khrisna, Penulis
Yoyok
“Promexx sudah menjalin kerjasama dengan Gramedia lebih dari 20 tahun, dan selama menjalin kemitraan kedua belah pihak mendapat benefit yang bagus.”
Yoyok, Mitra Gramedia

Latest updates

See all
Suka Novel Berlatar Sejarah? Ini Rekomendasi Novel yang Wajib Kamu Baca
30 June 2026

Suka Novel Berlatar Sejarah? Ini Rekomendasi Novel yang Wajib Kamu Baca

#LiterasiAsik — Grameds, sejarah mungkin identik dengan buku pelajaran yang dipenuhi tanggal, nama tokoh, dan berbagai peristiwa penting. Padahal, ada banyak novel yang mengangkat latar sejarah dengan cara yang lebih dekat dan menarik melalui cerita, karakter, serta konflik yang membuat pembaca larut dalam kisahnya.

Melalui novel berlatar sejarah, Grameds tidak hanya menikmati alur cerita, tetapi juga dapat melihat gambaran kehidupan masyarakat pada masa tertentu, memahami peristiwa bersejarah dari sudut pandang yang berbeda, hingga mengenal berbagai nilai sosial dan budaya yang membentuk kehidupan saat ini.

Mulai dari kisah masa orde baru hingga perjalanan masyarakat Indonesia di berbagai periode sejarah, berikut rekomendasi novel sejarah Indonesia terbaik yang wajib masuk ke daftar bacaanmu.


1. Laut Bercerita — Leila S. Chudori

Laut Bercerita mengisahkan perjalanan Biru Laut, seorang mahasiswa dan aktivis yang hidup pada masa menjelang Reformasi 1998. Melalui kisahnya, pembaca diajak melihat berbagai dinamika sosial dan politik yang terjadi pada periode tersebut, sekaligus memahami bagaimana situasi tersebut memengaruhi kehidupan banyak orang.

Ditulis dengan latar yang emosional dan menyentuh, novel ini tidak hanya menghadirkan cerita tentang perjuangan dan kehilangan, tetapi juga menggambarkan pentingnya keberanian, persahabatan, dan harapan di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.


2. Ronggeng Dukuh Paruk — Ahmad Tohari

Ronggeng Dukuh Paruk bercerita tentang Srintil, seorang gadis desa yang dipercaya menjadi ronggeng di Dukuh Paruk. Melalui kehidupannya, pembaca diajak menyaksikan berbagai perubahan sosial dan peristiwa yang terjadi di Indonesia pada era 1960-an.

Novel ini tidak hanya menghadirkan kisah yang kuat secara emosional, tetapi juga memperlihatkan bagaimana masyarakat desa menghadapi perubahan zaman, konflik politik, serta berbagai tantangan yang memengaruhi kehidupan mereka.


3. Entrok — Okky Madasari

Entrok mengangkat kisah kehidupan perempuan Jawa bernama Marni yang berusaha memperjuangkan kehidupannya di tengah berbagai keterbatasan dan ketidakadilan. Latar cerita yang berlangsung pada masa Orde Baru membuat novel ini menghadirkan gambaran tentang kondisi sosial dan politik Indonesia pada masa tersebut.

Melalui perjalanan hidup para tokohnya, Entrok memperlihatkan bagaimana masyarakat menghadapi tekanan, ketidakadilan, serta perubahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Novel ini menjadi salah satu karya yang menarik untuk memahami sejarah melalui pengalaman individu yang dekat dengan realitas masyarakat.


4. Gadis Kretek — Ratih Kumala

Gadis Kretek membawa pembaca mengikuti kisah keluarga yang berkaitan dengan industri kretek di Indonesia. Melalui cerita yang bergerak antara masa lalu dan masa kini, novel ini memperlihatkan perjalanan industri kretek sekaligus berbagai perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat Indonesia.

Selain menghadirkan kisah cinta dan keluarga yang menarik, novel ini juga memperkenalkan pembaca pada salah satu bagian penting dari sejarah budaya dan industri Indonesia yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat.


5. Cantik Itu Luka — Eka Kurniawan

Cantik Itu Luka merupakan novel yang memadukan sejarah serta kisah keluarga dalam satu cerita yang unik. Berlatar berbagai periode penting dalam sejarah Indonesia, novel ini mengikuti perjalanan hidup Dewi Ayu dan keluarganya selama beberapa generasi.

Dengan gaya penceritaan yang khas, novel ini menghadirkan berbagai peristiwa sejarah melalui sudut pandang yang berbeda dan sering kali tidak terduga. Bagi Grameds yang ingin membaca novel dengan nuansa sejarah yang kuat sekaligus cerita yang unik, Cantik Itu Luka bisa menjadi pilihan yang menarik.


Mengapa Menarik Membaca Novel Berlatar Sejarah?

Novel berlatar sejarah menawarkan pengalaman membaca yang berbeda karena mampu menghadirkan peristiwa masa lalu melalui cerita yang dekat dengan kehidupan manusia. Pembaca tidak hanya mengetahui apa yang terjadi dalam sejarah, tetapi juga dapat memahami bagaimana peristiwa tersebut memengaruhi kehidupan para tokohnya.

Melalui cerita yang menarik, pembaca dapat mengenal berbagai periode penting dalam sejarah Indonesia dengan cara yang lebih ringan dan menyenangkan dibandingkan membaca buku sejarah akademis.

Grameds, membaca novel berlatar sejarah bisa menjadi cara menarik untuk mengenal masa lalu sambil menikmati cerita yang memikat. Dari lima rekomendasi di atas, buku mana yang paling ingin kamu baca terlebih dahulu?


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.

Hari Keluarga Nasional: Sejarah dan Cara Merayakannya
29 June 2026

Hari Keluarga Nasional: Sejarah dan Cara Merayakannya

#HappeningToday — Setiap tanggal 29 Juni, Indonesia memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas). Peringatan ini menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama tempat setiap individu belajar, bertumbuh, dan membangun nilai-nilai kehidupan.

Di tengah kesibukan dan perkembangan teknologi yang membuat setiap anggota keluarga memiliki aktivitas masing-masing, Hari Keluarga Nasional juga menjadi pengingat untuk meluangkan waktu bersama orang-orang terdekat. Lalu, bagaimana sejarah Hari Keluarga Nasional dan apa saja cara sederhana untuk merayakannya?


Sejarah Hari Keluarga Nasional

Hari Keluarga Nasional pertama kali diperingati pada 29 Juni 1993. Penetapan tanggal tersebut berkaitan dengan momentum kembalinya para pejuang ke keluarga setelah masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sejak saat itu, pemerintah menetapkan Hari Keluarga Nasional sebagai ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran keluarga dalam membangun generasi yang berkualitas.

Lebih dari sekadar peringatan tahunan, Hari Keluarga Nasional juga menjadi pengingat bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, memberikan dukungan emosional, serta menjadi tempat setiap individu tumbuh dan berkembang.


Cara Sederhana Merayakan Hari Keluarga Nasional

Hari Keluarga Nasional tidak harus dirayakan dengan acara yang besar. Justru, momen sederhana yang dihabiskan bersama keluarga sering kali menjadi kenangan yang paling berkesan. Di tengah kesibukan pekerjaan, sekolah, dan aktivitas sehari-hari, meluangkan waktu bersama orang-orang terdekat menjadi salah satu cara terbaik untuk merayakan Hari Keluarga Nasional.

Beberapa aktivitas sederhana yang bisa dilakukan bersama keluarga antara lain:

  • Menikmati makan bersama dan berbincang-bincang hangat.
  • Mengunjungi taman, museum, atau ruang terbuka untuk quality time.
  • Memasak atau mencoba resep baru bersama.
  • Bermain board game atau aktivitas yang melibatkan seluruh anggota keluarga.
  • Membaca buku bersama dan saling berbagi cerita mengenai buku yang sedang dibaca.

Aktivitas-aktivitas sederhana tersebut dapat menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi sekaligus menciptakan momen yang berkesan.


Rekomendasi Cerita yang Menghangatkan Hubungan Keluarga

Salah satu cara menikmati quality time adalah melalui buku. Membaca bersama atau saling merekomendasikan bacaan dapat membuka ruang diskusi sekaligus menghadirkan sudut pandang baru mengenai hubungan antar keluarga.

Berikut beberapa rekomendasi buku bertema keluarga yang bisa menemani Hari Keluarga Nasional:

1. Please Look After Mom — Shin Kyung-sook

Novel ini mengisahkan hilangnya seorang ibu di tengah keramaian stasiun kereta Seoul. Peristiwa tersebut membuat setiap anggota keluarga mulai mengenang sosok sang ibu dan menyadari begitu banyak pengorbanan yang selama ini luput mereka hargai.

Dengan alur yang menyentuh dan penuh refleksi, Please Look After Mom mengajak pembaca untuk lebih menghargai kehadiran keluarga, terutama sosok ibu, selagi masih memiliki kesempatan.


2. Keluarga Cemara — Arswendo Atmowiloto

Salah satu karya klasik Indonesia yang menunjukkan bahwa kebahagiaan keluarga tidak selalu ditentukan oleh materi. Kisah keluarga Abah, Emak, dan anak-anaknya menghadirkan cerita sederhana yang hangat dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Buku ini mengingatkan bahwa saling mendukung dan tetap bersama dalam kondisi apa pun merupakan kekuatan terbesar sebuah keluarga.


3. Little Women — Louisa May Alcott

Little Women menceritakan kehidupan empat bersaudari March yaitu Meg, Jo, Beth, dan Amy yang tumbuh bersama dengan karakter, impian, dan tantangan masing-masing.

Melalui kisah mereka, pembaca diajak melihat bagaimana kasih sayang, persaudaraan, dan dukungan keluarga membantu seseorang menghadapi berbagai perubahan hidup.


4. Home Sweet Loan — Almira Bastari

Home Sweet Loan mengisahkan Kaluna, seorang perempuan muda yang berjuang mewujudkan impiannya memiliki rumah di tengah berbagai tantangan finansial. Di balik perjuangan tersebut, pembaca juga diajak melihat dinamika hubungan dalam keluarga, mulai dari tanggung jawab, harapan, hingga dukungan yang membentuk setiap keputusan yang diambil.

Dengan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, novel ini menggambarkan bahwa keluarga bukan hanya tempat untuk pulang, tetapi juga sumber motivasi sekaligus pelajaran berharga dalam menghadapi berbagai fase kehidupan.


5. Funiculi Funicula (Before the Coffee Gets Cold) — Toshikazu Kawaguchi

Funiculi Funicula mengajak pembaca memasuki sebuah kafe unik yang memungkinkan pengunjung kembali ke masa lalu dengan syarat-syarat tertentu. Melalui kisah para tokohnya, novel ini mengeksplorasi berbagai penyesalan, harapan, dan hubungan yang belum sempat terselesaikan, termasuk hubungan dalam keluarga.

Dengan alur yang hangat dan penuh refleksi, buku ini mengingatkan bahwa waktu bersama orang-orang terkasih adalah hal yang sangat berharga. Funiculi Funicula menjadi bacaan yang tepat untuk menemani Hari Keluarga Nasional sekaligus mengajak pembaca lebih menghargai setiap momen bersama keluarga


Hari Keluarga Nasional menjadi pengingat bahwa kebersamaan tidak selalu harus diwujudkan melalui hal-hal yang besar. Meluangkan waktu untuk berbincang, melakukan aktivitas bersama, atau bahkan membaca buku yang sama dapat menjadi cara sederhana untuk mempererat hubungan dalam keluarga.

Grameds, di tengah kesibukan dan rutinitas sehari-hari, semoga Hari Keluarga Nasional tahun ini menjadi momen untuk kembali meluangkan waktu bersama orang-orang terdekat. Sebab, setiap kebersamaan yang tercipta hari ini bisa menjadi kenangan berharga di masa depan.


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.

Gramedia Jayapura Resmi Re-Opening, Perkuat Ruang Literasi untuk Masyarakat Papua
29 June 2026

Gramedia Jayapura Resmi Re-Opening, Perkuat Ruang Literasi untuk Masyarakat Papua

Jayapura, 25 Juni 2026 — Gramedia resmi melakukan re-opening Gramedia Jayapura pada Kamis (25/6), sebagai bagian dari komitmen Gramedia untuk terus menghadirkan ruang literasi yang nyaman, inspiratif, dan relevan bagi masyarakat Papua. Dengan wajah baru yang lebih segar, Gramedia Jayapura diharapkan dapat menjadi ruang yang mendukung masyarakat untuk membaca, belajar, serta menemukan berbagai inspirasi baru.

Acara re-opening berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan dengan dihadiri oleh Uskup Keuskupan Jayapura Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You, Mitra, media, pelanggan setia Gramedia, serta tamu undangan lainnya. Kegiatan dibuka melalui penampilan akustik dan tari tradisional dari tim toko yang menjadi simbol penghormatan terhadap budaya lokal Papua.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan Uskup Jayapura Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You dan Ibu Yola Putryanie Finance & Asset Management Director Gramedia yang menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan literasi di Papua. Sebagai simbol kepedulian terhadap pendidikan dan akses bacaan. Gramedia juga menyerahkan donasi buku kepada pihak Keuskupan.

Momentum re-opening turut ditandai dengan doa bersama, simbolis pemotongan tumpeng, serta penandatanganan prasasti sebagai bentuk peresmian wajah baru Gramedia Jayapura. Setelah prosesi berlangsung, tamu undangan dan media diajak mengikuti store tour untuk melihat langsung berbagai pembaruan yang dihadirkan di Gramedia Jayapura yang berlokasi di Jalan Dr. Samratulangi No.05, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara.

Tidak hanya menghadirkan suasana toko yang lebih nyaman, Gramedia Jayapura juga menyelenggarakan berbagai program dan aktivitas menarik bagi masyarakat. Selama periode re-opening berlangsung pada 25 - 30 Juni 2026, pelanggan dapat menikmati promo diskon hingga 30% untuk buku, kecuali Alkitab dan Alquran. Beragam kegiatan komunitas turut diselenggarakan, mulai dari Gramedia Fun Schooling bersama Rumah Baca Harvard, sesi booktalk bersama penulis JS. Khairen, lomba mewarnai anak, kompetisi budaya pop bertema Wibu Competition, pengumuman pemenang content challenge, hingga lomba menghias kue donat yang dapat diikuti oleh masyarakat Jayapura. 

Selain rangkaian kegiatan re-opening, Gramedia juga menghadirkan program “Rayakan Cerita Barumu Back to School” yang berlangsung hingga akhir Juli 2026. Melalui program ini, pelanggan dapat memperoleh berbagai penawaran menarik untuk kebutuhan sekolah, mulai dari buku penunjang pendidikan dengan diskon 15% minimal belanja Rp 200.000, paket belajar mulai dari Rp. 299.00, buku tulis mulai dari harga Rp. 24.000, tas sekolah eversac backpack dengan harga spesial Rp. 299.000, perlengkapan teknologi dengan harga mulai dari Rp. 149.000, hingga berbagai kebutuhan olahraga dengan potongan harga sebasar 40% - 50%. 

Sebagai bagian dari perayaan 56 tahun perjalanan Gramedia, pelanggan Gramedia Jayapura juga berkesempatan mengikuti program apresiasi pelanggan bertajuk “56 Tahun Penuh Makna” yang berlangsung hingga 31 Oktober 2026. Melalui program ini, Gramedia memberikan kesempatan kepada pelanggan setia untuk memenangkan berbagai hadiah menarik, mulai dari mobil, sepeda motor, hingga hadiah lainnya. Program ini dapat diikuti oleh Member Value Gramedia dan pengguna Gramedia.com yang melakukan transaksi minimal Rp256.000 untuk seluruh kategori produk, baik di toko Gramedia maupun melalui Gramedia.com. Setiap kelipatan transaksi senilai Rp256.000 akan memberikan kesempatan undian tambahan, sehingga semakin banyak transaksi yang dilakukan, semakin besar pula peluang untuk memenangkan hadiah. Melalui program ini, Gramedia ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan yang telah menjadi bagian dari perjalanan dan pertumbuhan Gramedia selama lebih dari lima dekade. Informasi lengkap mengenai program, mekanisme undian, serta syarat dan ketentuan dapat diakses melalui gramedia.com/tumbuhbermakna. 

Store Manager Gramedia Jayapura menyampaikan bahwa re-opening ini merupakan bagian dari upaya Gramedia untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan memperluas akses literasi di berbagai daerah Indonesia, termasuk Papua.

“Gramedia ingin terus hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi ruang yang tidak hanya menyediakan kebutuhan buku serta alat tulis, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya inspirasi, kreativitas, dan semangat literasi. Melalui wajah baru Gramedia Jayapura ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman, hangat, dan relevan dengan kebutuhan saat ini,” ujar F.X. Rubedo Store Manager Gramedia Jayapura.

Melalui pembaruan konsep toko dan berbagai program menarik yang dihadirkan, Gramedia Jayapura berharap dapat menjadi ruang literasi, destinasi belanja favorit masyarakat Papua, dan merupakan titik temu pembaca dan pecinta buku di kota Jayapura untuk saling menginspirasi satu sama lain, sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna bagi seluruh pelanggan.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi Gramedia Jayapura dan mengikuti akun media sosial resmi Gramedia.

Gramedia Perluas Akses Literasi di Jawa Timur Lewat Kehadiran Gramedia Citimall Tuban
29 June 2026

Gramedia Perluas Akses Literasi di Jawa Timur Lewat Kehadiran Gramedia Citimall Tuban

Tuban, 26 Juni 2026, — Gramedia resmi membuka Gramedia Citimall Tuban yang berlokasi di Citimall Tuban, Jawa Timur, pada Jumat (26/6). Kehadiran Gramedia Citimall Tuban menjadi toko Gramedia pertama di Kota Tuban sekaligus toko Gramedia ke-150 di Indonesia. Mengusung konsep yang lebih modern, segar, dan inspiratif, Gramedia Citimall Tuban hadir untuk memberikan pengalaman berbelanja yang nyaman sekaligus menjadi ruang literasi, kreativitas, dan interaksi bagi masyarakat Tuban.

Kehadiran Gramedia Citimall Tuban menjadi bagian dari komitmen Gramedia untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap literasi, pendidikan, dan produk kreatif. Dengan konsep toko yang lebih terbuka dan penuh sentuhan kekinian, Gramedia Citimall Tuban tidak hanya menghadirkan koleksi buku dari berbagai kategori, tetapi juga berbagai kebutuhan sekolah, alat tulis, produk kreatif, serta perlengkapan gaya hidup yang dapat mendukung aktivitas belajar dan berkarya masyarakat.

Sebagai bagian dari perayaan pembukaan, Gramedia Citimall Tuban menghadirkan berbagai aktivitas yang dapat dinikmati masyarakat. Mulai dari lomba mewarnai bersama BIP, pameran Back to School, book talk bersama Dr. dr. Hans Tandra, berbagai aktivitas home brand, hingga board game activity yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkunjung yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.

Peresmian Gramedia Citimall Tuban juga bertepatan dengan program Back to School Gramedia yang menghadirkan berbagai promo menarik untuk menyambut tahun ajaran baru. Pelanggan dapat menikmati penawaran alat tulis mulai dari Rp6.900, buku tulis mulai dari Rp24.800, Paket Belajar Gramedia mulai dari Rp299.000, serta diskon 15% untuk buku penunjang sekolah dengan minimum transaksi tertentu. Beragam promo home brand juga tersedia untuk membantu memenuhi kebutuhan belajar siswa menjelang tahun ajaran baru.

Selain menghadirkan berbagai produk dan aktivitas menarik, Gramedia Citimall Tuban juga membuka peluang kolaborasi dengan sekolah, komunitas, institusi pendidikan, serta pelaku kreatif lokal melalui berbagai program literasi dan kegiatan komunitas yang akan terus dikembangkan kedepannya.

Melalui pembukaan Gramedia Citimall Tuban, Gramedia berharap dapat semakin mendekatkan akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan dan ruang kreatif yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Kehadiran toko ini menjadi langkah nyata Gramedia dalam menghadirkan pengalaman belajar, membaca, dan berkreasi yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat Indonesia.

Bandits of Batavia Resmi Diluncurkan, Komik Karya Kreator Indonesia yang Akan Diadaptasi ke Layar Lebar
29 June 2026

Bandits of Batavia Resmi Diluncurkan, Komik Karya Kreator Indonesia yang Akan Diadaptasi ke Layar Lebar

Jakarta, 19 Juni 2026,  – Elex Media Komputindo, penerbit di bawah naungan Gramedia, resmi menerbitkan komik Bandits of Batavia, karya terbaru Bryan Valenza yang memadukan aksi, fantasi, sejarah, dan folklore Indonesia dalam sebuah kisah penuh ketegangan. Kehadiran komik ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan karya kreator Indonesia dengan kualitas dan daya tarik yang mampu menjangkau pembaca yang lebih luas. 

Cover Komik “Bandits of Batavia” karya Bryan Valenza


Bandits of Batavia merupakan salah satu karya orisinal Bryan yang telah didistribusikan secara internasional. Melalui komik ini, ia menghadirkan sebuah folk-action thriller yang menggabungkan drama sejarah, unsur mistisisme, dan aksi dalam latar Batavia di masa lampau.

Bandits of Batavia mengisahkan Pitung, seorang anak laki-laki yang menjadi satu-satunya penyintas tanpa luka setelah kampung Rawa Belong dibakar habis oleh para geng bandit. Didorong oleh dendam atas kematian orang tua dan saudara angkatnya, Ji'ih, Pitung menempuh perjalanan panjang untuk menguasai ilmu silat sekaligus mempelajari kehidupan para bandit hingga memahami cara mereka berpikir, bergerak, dan bertahan hidup.

Semua itu ia lakukan demi satu tujuan: memusnahkan seluruh bandit di Batavia. Dalam perjalanannya, Pitung menjelma menjadi sosok bandit bertopeng yang dikenal sebagai Banteng Hitam, bayangan yang memburu kegelapan dengan kegelapan itu sendiri.

Mengambil latar pada masa ketika Jakarta masih bernama Batavia, Bandits of Batavia menghadirkan perpaduan antara aksi dan fantasi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya Indonesia. Silat menjadi kemampuan utama dalam berbagai pertarungan yang disajikan, sementara berbagai ajian dan unsur mistisisme Nusantara turut memperkaya dunia cerita yang dibangun. Melalui pendekatan tersebut, komik ini menawarkan interpretasi baru terhadap warisan budaya lokal dalam kemasan yang segar dan relevan bagi pembaca masa kini.

"Kami ingin menghadirkan cerita yang berakar kuat pada identitas Indonesia, namun tetap memiliki daya tarik universal. Bandits of Batavia menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal melalui medium komik yang dekat dengan generasi saat ini," ujar Bryan Valenza.

Komik Bandits of Batavia akan resmi diluncurkan pada 28 Juni 2026. Setelah peluncuran, komik ini dapat diperoleh di seluruh toko Gramedia di Indonesia mulai 1 Juli 2026, sehingga pembaca dari berbagai daerah dapat menikmati kisah aksi dan petualangan yang mengangkat budaya Indonesia ini secara lebih luas.

Bandits of Batavia juga merupakan bagian dari semesta BEYONDTOPIA yang dikembangkan Bryan Valenza. Semesta ini menghadirkan berbagai karakter dan kisah yang terinspirasi dari kekayaan budaya Indonesia, sekaligus menunjukkan potensi intellectual property (IP) lokal untuk berkembang dan dikenal oleh audiens yang lebih luas.

Bryan Valenza merupakan Co-Founder BEYONDTOPIA, sebuah independent IP house yang mengembangkan berbagai semesta cerita orisinal yang terinspirasi dari folklore, sejarah, dan mitologi Indonesia. Selain mengembangkan intellectual property miliknya sendiri, Bryan juga dikenal di industri komik internasional sebagai Exclusive Color Artist untuk Marvel Comics.

Menariknya, Bandits of Batavia tidak hanya hadir sebagai komik. Intellectual property (IP) ini juga tengah dipersiapkan untuk diadaptasi menjadi film layar lebar oleh Imajinari, rumah produksi yang didirikan oleh Ernest Prakasa. Rencana adaptasi tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan cerita dan karakter yang lahir dari karya kreator Indonesia ke medium yang lebih luas, sekaligus memperkuat posisi IP lokal dalam industri kreatif nasional.