Innovation, Transformed.

Bersama Gramedia, menginspirasi Indonesia menuju masa depan yang cemerlang.

Who we are?

Gramedia berdiri pada tahun 1970, PT Gramedia Asri Media atau kerap dikenal menjadi Toko Gramedia merupakan salah satu unit bisnis strategis di bawah Kompas Gramedia Group.
56 Tahun
#TumbuhBermakna
3513 Pegawai
Di seluruh Indonesia
1700+ Buku
Tercetak di Indonesia selama tahun 2024
1000+ Events
Berhasil dilaksanakan
Temukan kisah dan perjalanan kami disini!

Terus berkembang melampaui batas, membentuk masa depan yang lebih cerah melalui brand.

PT Gramedia Asri Media atau Toko Gramedia merupakan salah satu unit bisnis strategis di bawah Kompas Gramedia Group yang berfokus pada bisnis ritel dengan buku, alat tulis, produk non-books sebagai produk utamanya. Selain itu, Gramedia juga bergerak di bidang pendidikan untuk kemajuan pengetahuan di nusantara.
Pelajari lebih lanjut tentang brand

Testimonials

Apa kata mereka tentang Gramedia?
Dr. Andreas
“Senang bisa collab dengan Penerbit Gramedia, karena bisa nerima ide-ide yang unik dari penulisnya!”
Dr. Andreas, Penulis
Brian Khrisna
“Sejak kecil, saya suka banget dateng ke Gramedia dan saya termotivasi kalo suatu saat buku saya harus ada di Gramedia, dan akhirnya bisa nerbitin buku di Gramedia.”
Brian Khrisna, Penulis
Yoyok
“Promexx sudah menjalin kerjasama dengan Gramedia lebih dari 20 tahun, dan selama menjalin kemitraan kedua belah pihak mendapat benefit yang bagus.”
Yoyok, Mitra Gramedia

Latest updates

See all
Rayakan Literasi Bersama, Semesta Buku Banjarmasin Hadir dengan Obral Buku dan Beragam Aktivitas
26 June 2026

Rayakan Literasi Bersama, Semesta Buku Banjarmasin Hadir dengan Obral Buku dan Beragam Aktivitas

Banjarmasin, 27 Juni 2026,  – Gramedia kembali menghadirkan Semesta Buku sebagai bagian dari rangkaian Semesta Buku 2026 yang berlangsung di berbagai kota di Indonesia. Kali ini, Gramedia bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyelenggarakan Semesta Buku Banjarmasin pada 27 Juni - 5 Juli 2026 yang berlokasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Semesta Buku Banjarmasin hadir sebagai ruang pertemuan bagi pecinta buku, komunitas, dan masyarakat untuk menikmati berbagai aktivitas literasi sekaligus mendapatkan akses terhadap buku-buku berkualitas dengan harga terjangkau. Pameran buku berlangsung di area halaman perpustakaan, sementara berbagai kegiatan dan acara pendukung diselenggarakan di aula perpustakaan.

Selama penyelenggaraan acara, pengunjung dapat menemukan beragam judul buku dari berbagai kategori dengan diskon hingga 90% serta obral buku mulai dari Rp10.000. Selain itu, tersedia juga program flash sale pada hari dan jam tertentu yang informasinya dapat diakses melalui akun Instagram @semestabuku_id, @gramediaveteranbjm, @gramediadutamallbanjarmasin, dan @gramediaqmallbjb.

Selain menghadirkan pameran buku, Semesta Buku Banjarmasin juga diramaikan oleh beragam kegiatan literasi, edukasi, dan komunitas yang dapat diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Pengunjung dapat mengikuti diskusi buku dan temu penulis bersama Andi Aulia Khairunnisa, book talk dan booksigning bersama Brian Khrisna, serta kumpul komunitas dan diskusi literasi yang diselenggarakan oleh Komunitas Literasi Banua dan Balai Bahasa Kalimantan Selatan. Berbagai kegiatan tersebut dihadirkan untuk membuka ruang berbagi gagasan sekaligus memperkuat budaya literasi di Kalimantan Selatan.

Tidak hanya itu, Semesta Buku Banjarmasin juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan kompetitif seperti lomba mewarnai, lomba tahfiz, lomba bertutur (bercerita), lomba pustakawan se-Kalimantan Selatan, hingga Bimbingan Teknis Literasi Informasi untuk Pustakawan se-Kalimantan Selatan. Pengunjung juga dapat mengikuti workshop kegawatdaruratan bersama Universitas Sari Mulia serta kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan PMI. Dengan ragam kegiatan tersebut, Semesta Buku Banjarmasin tidak hanya menjadi tempat berburu buku, tetapi juga ruang belajar, berkreasi, dan berkolaborasi bagi masyarakat.

“Melalui Semesta Buku Banjarmasin, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya mempertemukan masyarakat dengan buku, tetapi juga menjadi wadah bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi. Kami berharap Semesta Buku Banjarmasin dapat menjadi bagian dari perayaan kota yang semakin memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat,” ujar Melvi selaku Content & Business Development Asst. Manager Gramedia.

Semesta Buku menjadi bagian dari gerakan Nusa Membaca, sebuah inisiatif berkelanjutan yang bertujuan memperluas akses terhadap bacaan berkualitas serta mendorong tumbuhnya minat baca di masyarakat. Dengan menghadirkan buku yang lebih dekat dan terjangkau, serta kegiatan yang relevan dan interaktif, program ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman literasi yang menyenangkan bagi semua kalangan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan rangkaian kegiatan Semesta Buku Banjarmasin, masyarakat dapat mengikuti akun resmi @semestabuku_id dan kanal komunikasi Gramedia.

Semesta Buku Jakarta Hadir Meriahkan HUT ke-499 Jakarta dengan Diskon hingga 90% dan Ragam Aktivitas Literasi
26 June 2026

Semesta Buku Jakarta Hadir Meriahkan HUT ke-499 Jakarta dengan Diskon hingga 90% dan Ragam Aktivitas Literasi

Jakarta, 26 Juni 2026,  – Gramedia kembali menghadirkan Semesta Buku Jakarta sebagai bagian dari rangkaian Semesta Buku 2026 yang berlangsung di berbagai kota di Indonesia. Bekerja sama dengan Pemerintah Daerah DKI Jakarta, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, MRT Jakarta, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Semesta Buku Jakarta akan diselenggarakan di Blok M Hub pada 26 Juni hingga 5 Juli 2026.

Semesta Buku Jakarta turut merayakan 499 tahun Jakarta sebagai ruang berkumpulnya literasi, kreativitas, dan gagasan yang menginspirasi. Kehadiran Semesta Buku diharapkan dapat menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menikmati beragam aktivitas literasi sekaligus memperluas akses terhadap buku berkualitas.

Tidak hanya menghadirkan ribuan judul buku dari berbagai genre, Semesta Buku Jakarta juga menyuguhkan beragam kegiatan menarik yang dapat diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Pengunjung dapat mengikuti talkshow, workshop penulisan, donasi buku, kumpul komunitas, hingga menikmati Pameran Arsitektur UI dan Weekend Market yang menghadirkan pasar preloved book dari komunitas bookstagram.

Sejumlah sesi dalam rangkaian acara juga akan dimeriahkan oleh para penulis jebolan Gramedia Writing Project (GWP) serta penulis ternama lainnya, seperti Naela Ali, Maman Suherman, Valerie Patkar, Je Radite, Tsugaeda, Zahid Ibrahim, dan dr. Andreas yang akan berbagi inspirasi, pengalaman, dan gagasan kepada para pengunjung.

Selain berbagai kegiatan literasi, Semesta Buku Jakarta juga menghadirkan berbagai penawaran menarik bagi pengunjung. Tersedia produk Back to School, merchandise Semesta Buku, MAS, dan PGI, serta ribuan judul buku dari berbagai genre dengan diskon hingga 90 persen. Pengunjung juga dapat menikmati program Flash Sale spesial dengan penawaran terbatas selama acara berlangsung.

“Melalui Semesta Buku Jakarta, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya mempertemukan masyarakat dengan buku, tetapi juga menjadi wadah bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi. Kami berharap Semesta Buku Jakarta dapat menjadi bagian dari perayaan kota yang semakin memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat,” ujar Melvi selaku Content & Business Development Asst. Manager Gramedia.

Semesta Buku menjadi bagian dari gerakan Nusa Membaca, sebuah inisiatif berkelanjutan yang bertujuan memperluas akses terhadap bacaan berkualitas serta mendorong tumbuhnya minat baca di masyarakat. Dengan menghadirkan buku yang lebih dekat dan terjangkau, serta kegiatan yang relevan dan interaktif, program ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman literasi yang menyenangkan bagi semua kalangan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan rangkaian kegiatan Semesta Buku Jakarta, masyarakat dapat mengikuti akun resmi @semestabuku_id dan kanal komunikasi Gramedia.

Buku Fiksi atau Nonfiksi? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Buku
24 June 2026

Buku Fiksi atau Nonfiksi? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Buku

#LiterasiAsik — Grameds, saat berkunjung ke toko buku atau mencari bacaan baru, kamu mungkin sering menemukan dua kategori utama: fiksi dan nonfiksi. Meski sama-sama menawarkan pengalaman membaca yang menarik, keduanya memiliki karakteristik, tujuan, dan manfaat yang berbeda.

Ada pembaca yang lebih suka larut dalam cerita penuh imajinasi, sementara yang lain lebih menikmati buku yang berisi fakta, wawasan, atau pengalaman nyata. Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara buku fiksi dan nonfiksi? Dan mana yang lebih cocok untuk kamu?


Apa Itu Buku Fiksi?

Buku fiksi adalah karya yang berasal dari imajinasi penulis. Cerita, tokoh, tempat, maupun peristiwa yang terdapat di dalamnya bisa sepenuhnya rekaan atau terinspirasi dari kehidupan nyata yang kemudian dikembangkan menjadi sebuah cerita.

Genre fiksi sangat beragam, mulai dari romance, fantasi, misteri, horor, hingga fiksi sejarah. Melalui cerita yang dibangun, pembaca diajak mengikuti perjalanan para tokoh sekaligus merasakan berbagai emosi yang mereka alami.

Selain memberikan hiburan, buku fiksi juga dapat membantu meningkatkan imajinasi, kreativitas, dan empati karena pembaca diajak memahami berbagai sudut pandang melalui karakter-karakter yang ada dalam cerita.


Apa Itu Buku Nonfiksi?

Berbeda dengan fiksi, buku nonfiksi berisi informasi yang didasarkan pada fakta, data, pengalaman, atau kejadian nyata. Tujuan utama buku nonfiksi adalah memberikan pengetahuan, wawasan, atau pemahaman mengenai suatu topik tertentu.

Kategori nonfiksi mencakup banyak jenis buku, seperti biografi, sejarah, psikologi, bisnis, pengembangan diri, kesehatan, hingga sains populer.

Melalui buku nonfiksi, pembaca dapat mempelajari hal-hal baru secara lebih mendalam sekaligus memperoleh informasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Perbedaan Fiksi dan Nonfiksi

Perbedaan paling mendasar terletak pada isi dan tujuan penulisannya. Buku fiksi berfokus pada cerita yang dibangun melalui imajinasi, sedangkan buku nonfiksi berfokus pada penyampaian informasi berdasarkan fakta.

Dalam buku fiksi, pembaca biasanya mengikuti alur cerita, perkembangan karakter, serta konflik yang terjadi. Sementara itu, buku nonfiksi lebih banyak menyajikan penjelasan, analisis, pengalaman, atau pembahasan mengenai suatu topik tertentu.

Meski berbeda, keduanya sama-sama memiliki nilai dan manfaat tersendiri bagi pembaca.


Apa Manfaat Membaca Fiksi dan Nonfiksi?

Membaca fiksi dan nonfiksi sama-sama memberikan manfaat yang berharga, meski dengan cara yang berbeda.

  • Buku fiksi dapat membantu meningkatkan empati, kreativitas, dan kemampuan memahami karakter serta situasi yang beragam. Melalui cerita dan tokoh yang berbeda-beda, pembaca dapat melihat dunia dari sudut pandang yang mungkin belum pernah mereka alami sebelumnya.
  • Buku nonfiksi membantu memperluas wawasan, menambah pengetahuan, dan memperdalam pemahaman terhadap berbagai topik. Informasi yang diperoleh dari buku nonfiksi juga sering kali dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk pendidikan, pekerjaan, maupun pengembangan diri.

Karena itulah, banyak pembaca memilih untuk tidak membatasi diri pada satu jenis bacaan saja. Dengan membaca fiksi dan nonfiksi secara seimbang, pembaca dapat menikmati hiburan sekaligus memperoleh pengetahuan baru dari setiap buku yang mereka baca.

Grameds, baik fiksi maupun nonfiksi memiliki keunikan dan daya tariknya masing-masing. Jadi, kalau diberi pilihan, kamu lebih suka tenggelam dalam cerita imajinatif atau menambah wawasan melalui kisah dan fakta nyata?


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.

Gramedia Banyuwangi Resmi Dibuka, Tawarkan Pengalaman Membaca dan Belajar melalui Konsep Books Café untuk Memperkuat Literasi dan Kolaborasi Masyarakat
23 June 2026

Gramedia Banyuwangi Resmi Dibuka, Tawarkan Pengalaman Membaca dan Belajar melalui Konsep Books Café untuk Memperkuat Literasi dan Kolaborasi Masyarakat

Banyuwangi, 15 Juni 2026 – Gramedia resmi membuka toko terbarunya di Banyuwangi yang berlokasi di Jalan Kepiting No. 7, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kehadiran Gramedia Banyuwangi menjadi bagian dari komitmen Gramedia dalam memperluas akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan, produk edukasi, serta ruang literasi yang nyaman dan inspiratif.

Mengusung konsep modern yang terintegrasi dengan Books Café, Gramedia Banyuwangi menghadirkan pengalaman baru yang menggabungkan aktivitas membaca, belajar, bekerja, dan bersantai dalam satu ruang yang nyaman. Konsep ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang produktif yang mendukung proses belajar, kreativitas, serta interaksi komunitas.

Berlokasi di kawasan strategis pusat kota, Gramedia Banyuwangi menempati area seluas sekitar 400 meter persegi yang menyediakan beragam koleksi buku dari berbagai kategori, mulai dari pendidikan, pengembangan diri, bisnis, sastra, hingga buku anak. Selain itu, tersedia pula berbagai kebutuhan sekolah, alat tulis, perlengkapan kantor, dan produk penunjang aktivitas belajar maupun bekerja.

Kehadiran Gramedia Banyuwangi sejalan dengan perkembangan Banyuwangi sebagai daerah yang terus bertumbuh dalam sektor pendidikan, ekonomi kreatif, dan pariwisata. Potensi tersebut menjadikan Banyuwangi sebagai wilayah yang memiliki peluang besar dalam pengembangan budaya literasi serta tumbuhnya komunitas pembelajar yang aktif dan kolaboratif.

Dr. Alfian, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Perpustakaan dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, menyambut positif kehadiran Gramedia di Banyuwangi. Menurutnya, hadirnya Gramedia dapat memperkuat ekosistem literasi daerah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap berbagai sumber bacaan berkualitas.

"Keberadaan Gramedia di Banyuwangi menjadi langkah positif dalam mendekatkan akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan. Kami berharap kehadiran ini dapat semakin mendorong budaya membaca serta memperkuat ekosistem literasi, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat luas," ujar Dr. Alfian.

Lebih dari sekadar toko buku, Gramedia Banyuwangi diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari sekolah, perguruan tinggi, komunitas, hingga pelaku industri kreatif. Melalui konsep Books Café, pengunjung dapat menikmati suasana yang mendukung kegiatan membaca, berdiskusi, mengerjakan tugas, hingga mengembangkan ide dan karya kreatif.

Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, kebutuhan akan ruang fisik yang mendukung proses belajar, interaksi, dan pengembangan diri tetap memiliki peran penting. Oleh karena itu, kehadiran Gramedia Banyuwangi diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya literasi sekaligus menjadi ruang yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Dengan dibukanya Gramedia Banyuwangi, masyarakat kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap berbagai kebutuhan edukasi, bacaan, serta ruang produktif yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan. Kehadiran toko ini menjadi bagian dari upaya Gramedia untuk terus menghadirkan pengalaman belajar dan membaca yang lebih mudah dijangkau, nyaman, dan bermakna bagi masyarakat Indonesia.

Liburan Sekolah Tiba! Ini Buku yang Wajib Masuk Daftar Bacaanmu
23 June 2026

Liburan Sekolah Tiba! Ini Buku yang Wajib Masuk Daftar Bacaanmu

#HappeningToday — Liburan sekolah sebentar lagi tiba, Grameds! Setelah melewati berbagai tugas, ujian, dan aktivitas belajar selama satu semester, masa liburan bisa menjadi waktu yang tepat untuk beristirahat sekaligus melakukan hal-hal yang menyenangkan.

Selain berlibur atau mencoba hobi baru, membaca buku juga bisa menjadi pilihan aktivitas yang seru selama mengisi waktu luang. Menariknya, tidak semua buku saat liburan harus terasa berat atau penuh materi pembelajaran. Justru, masa liburan bisa menjadi kesempatan untuk membaca buku yang selama ini ingin kamu selesaikan, mengeksplorasi genre baru, atau menemukan cerita yang berbeda dari biasanya.

Kalau masih bingung memilih bacaan, berikut beberapa jenis buku yang bisa masuk ke daftar bacaanmu selama liburan sekolah.


1. The Little Prince — Antoine de Saint-Exupery

The Little Prince karya Antoine de Saint-Exupéry merupakan salah satu buku klasik yang telah dicintai pembaca dari berbagai generasi. Melalui kisah seorang pangeran kecil yang melakukan perjalanan ke berbagai planet, buku ini mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang sederhana, penuh rasa ingin tahu, dan imajinatif.

Meski jumlah halamannya tidak terlalu banyak, buku ini menyimpan banyak pesan tentang persahabatan, impian, dan makna kehidupan yang dapat dinikmati oleh pembaca segala usia. Gaya bahasanya yang ringan membuat The Little Prince menjadi pilihan yang cocok untuk menemani waktu santai selama liburan sekolah


2. The Secret Garden — Frances Hodgson Burnett

Bagi Grameds yang ingin mencoba membaca karya klasik berbahasa Inggris, The Secret Garden karya Frances Hodgson Burnett bisa menjadi pilihan yang menarik. Buku ini bercerita tentang Mary Lennox, seorang gadis yang menemukan taman rahasia yang telah lama terbengkalai dan perlahan mengubah kehidupannya serta orang-orang di sekitarnya.

Selain menghadirkan cerita yang hangat dan menyenangkan, The Secret Garden juga mengangkat tema persahabatan, keluarga, dan proses bertumbuh. Dengan alur yang tidak terlalu rumit dan suasana yang menenangkan, buku ini cocok menjadi bacaan ringan untuk mengisi waktu luang selama liburan sekolah.sur


3. Heidi — Johanna Spyri

Heidi karya Johanna Spyri merupakan novel klasik yang mengisahkan seorang gadis kecil bernama Heidi yang tinggal bersama kakeknya di pegunungan Alpen, Swiss. Kehidupan Heidi yang dekat dengan alam, penuh rasa ingin tahu, dan dikelilingi oleh orang-orang yang tulus membuat cerita ini terasa hangat dan menyenangkan untuk diikuti.

Melalui kisahnya, pembaca diajak menikmati petualangan sederhana yang sarat dengan nilai persahabatan, keluarga, dan rasa syukur. Dengan alur yang ringan serta suasana pedesaan yang menenangkan, Heidi menjadi pilihan bacaan yang cocok untuk menemani liburan sekolah sekaligus memberikan pengalaman membaca yang menghangatkan hati.


4. Kita Pergi Hari Ini — Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Kita Pergi Hari Ini mengisahkan perjalanan seorang ibu bernama Mia bersama tiga anaknya: Mi, Mo, dan Ma. Dalam perjalanan tersebut, mereka mengunjungi berbagai tempat yang tampak ajaib dan penuh imajinasi. Namun, seiring cerita berjalan, Grameds akan menemukan bahwa kisah ini menyimpan banyak makna yang lebih dalam dari sekadar petualangan biasa.

Dengan gaya penulisan yang khas, kreatif, dan penuh simbol, Ziggy menghadirkan cerita yang mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Buku ini cocok bagi Grameds yang ingin menikmati cerita yang ringan dibaca tetapi meninggalkan banyak ruang untuk berimajinasi hingga halaman terakhir selesai.


5. Classics: Gadis-Gadis March (Little Women) — Louisa May Alcott

Gadis-Gadis March (Little Women) menceritakan kehidupan empat saudari March yaitu Meg, Jo, Beth, dan Amy yang tumbuh bersama dengan kepribadian, impian, dan tantangan masing-masing. Melalui keseharian mereka, pembaca diajak mengikuti kisah tentang keluarga, persahabatan, cita-cita, serta proses menjadi diri sendiri.

Meski pertama kali diterbitkan lebih dari satu abad lalu, Little Women tetap relevan hingga saat ini karena menghadirkan nilai-nilai yang dekat dengan kehidupan remaja. Dengan cerita yang hangat dan karakter yang mudah disukai, buku ini menjadi pilihan tepat bagi Grameds yang ingin menikmati bacaan klasik yang ringan selama liburan sekolah.


Selain menyiapkan daftar bacaan untuk liburan, Grameds juga bisa memanfaatkan berbagai promo menarik dalam program Back to School Gramedia bertajuk "Rayakan Cerita Barumu" yang berlangsung hingga 31 Juli 2026.

Melalui program ini, Gramedia menghadirkan beragam penawaran mulai dari alat tulis mulai Rp6.900, buku tulis mulai Rp24.800, Paket Belajar Gramedia mulai Rp299.000, hingga diskon 15% untuk buku penunjang sekolah dengan minimum transaksi tertentu. Tersedia juga berbagai promo produk home brand Gramedia yang dapat membantu mempersiapkan kebutuhan sekolah menjelang tahun ajaran baru.

Tidak hanya promo belanja, Gramedia juga menghadirkan berbagai aktivitas kreatif melalui program Creative Space di sejumlah toko Gramedia . Pengunjung dapat mengikuti kegiatan seperti menggambar, melukis, journaling, DIY craft, hingga berbagai workshop kreatif yang cocok untuk mengisi waktu selama liburan sekolah.

Grameds, liburan sekolah bisa menjadi momen yang tepat untuk beristirahat sekaligus memperluas wawasan melalui buku-buku menarik. Jadi, dari lima rekomendasi di atas, buku mana yang paling ingin kamu baca terlebih dahulu?


Gramedia senantiasa menjadi ruang berkarya dan bertumbuh bagi para pecinta literasi dalam menghadirkan karya-karya bermakna untuk pembaca. Yuk, gabung bersama komunitas Gramedia Writers and Readers Forum untuk terhubung lebih dekat dengan dunia literasi dan kepenulisan melalui tautan di bio Instagram @gwrf.id.